Dalam sambutannya, Executive Vice President Operasi 6 Yogyakarta, Bambang Respationo menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam upaya mitigasi risiko dan pengambilan keputusan operasional yang lebih tepat. Dengan adanya dukungan data dan informasi dari BMKG, KAI Daop 6 dapat melakukan berbagai langkah antisipatif lebih dini demi memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan selamat bagi pelanggan, khususnya jelang masa Angkutan Natal dan Tahun 2025/2026.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bentuk komitmen KAI dalam mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama pelayanan. “Melalui kerja sama ini, KAI Daop 6 Yogyakarta memperoleh akses informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem yang lebih akurat dan real time dari BMKG. Informasi tersebut sangat penting sebagai dasar pengambilan keputusan operasional, sehingga potensi gangguan perjalanan akibat faktor cuaca dapat diminimalkan,” ujar Feni.













