Meta Platforms, perusahaan teknologi raksasa yang menaungi Facebook dan Instagram, baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan mulai menghadirkan iklan di aplikasi Threads secara global. Keputusan ini menandai langkah besar dalam strategi monetisasi platform jejaring sosial berbasis teks tersebut setelah sebelumnya beroperasi bebas iklan sejak diluncurkan pada Juli 2023.
Threads, yang kini memiliki lebih dari 400 juta pengguna aktif bulanan, awalnya fokus pada pertumbuhan pengguna tanpa iklan guna menciptakan pengalaman pengguna yang bersih dan menarik. Namun, setelah fase uji coba selama lebih dari setahun di beberapa pasar — termasuk Amerika Serikat, Jepang, dan negara Asia-Pasifik — Meta mulai memperluas penayangan iklan ke semua pengguna dunia mulai akhir Januari 2026.
Iklan ini akan tampil secara bertahap di dalam alur utama (feed) pengguna Threads, dengan format yang mirip dengan yang sudah ada di Facebook dan Instagram, termasuk iklan gambar, video, dan carousel. Seluruh iklan akan ditenagai oleh sistem AI Meta yang sama, sehingga bisa menampilkan konten yang dipersonalisasi berdasarkan perilaku dan preferensi pengguna.
Strategi Monetisasi Meta lewat Threads Keputusan Meta untuk menambahkan iklan tidak hanya sekadar mengikuti tren monetisasi media sosial lain, tetapi juga merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk memperluas inventaris iklan di seluruh ekosistem Meta Ads. Dengan menyediakan opsi penempatan iklan di Threads, para pemasar kini bisa mengintegrasikan kampanye mereka ke platform baru ini tanpa perlu setup yang rumit—cukup melalui Meta Ads Manager atau alat Advantage+ yang otomatis menangani penargetan dan optimasi.













