Jakarta, 23 Desember 2025 – Memasuki tahun 2026, kelas menengah Indonesia dihadapkan pada tantangan ekonomi yang kian kompleks. Peningkatan biaya hidup, mulai dari inflasi biaya pendidikan hingga biaya kesehatan, memaksa banyak keluarga untuk memutar otak dalam mengelola keuangan harian mereka. Di satu sisi, kebutuhan dasar harus terpenuhi, namun di sisi lain, stabilitas arus kas (cashflow) tetap menjadi prioritas utama agar ketahanan finansial keluarga tidak goyah.
Dinamika Pengeluaran Kelas Menengah
Bagi banyak profesional dan karyawan, tantangan finansial sering kali muncul saat beberapa pengeluaran besar datang secara bersamaan. Renovasi rumah yang mendesak, biaya masuk sekolah anak, hingga kebutuhan medis tak terduga adalah realita yang sering kali menekan arus kas bulanan. Fokus utamanya bukan lagi pada belanja konsumtif, melainkan pada bagaimana menjaga roda ekonomi keluarga tetap berputar tanpa harus menguras seluruh tabungan dana darurat dalam satu waktu.
DBS KTA Sebagai Solusi Stabilitas Keuangan
Dalam menghadapi tekanan ini, DBS KTA hadir sebagai solusi strategis untuk menjaga stabilitas keuangan. Dengan limit hingga 300 juta, produk ini berfungsi sebagai cashflow bridge yang memungkinkan keluarga memenuhi kebutuhan besar tanpa mengganggu likuiditas harian.












