Industri baja global tengah menjadi sorotan dunia. Perdebatan nasionalisasi ArcelorMittal yang mengemuka di Prancis menjadi sinyal kuat bahwa industri baja dunia kini berada pada titik krusial. Langkah Prancis mempertimbangkan nasionalisasi produsen baja terbesar mereka bukanlah isu lokal, melainkan cerminan gejolak global akibat banjir impor berharga murah, terutama dari Tiongkok, dan ketidakseimbangan struktur pasar dunia.
Analisis dari Steel & Mining Insights yang ditulis Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji, menegaskan bahwa persoalan tersebut bukanlah masalah lokal Prancis semata, melainkan bagian dari distorsi global yang melanda banyak negara.
“Tekanan yang dihadapi Prancis tidak dapat dilepaskan dari struktur pasar global yang semakin didistorsi oleh selisih biaya dan kebijakan antarnegara,” tulis pengamat industri baja dan pertambangan, Widodo Setiadharmaji, pada laman resminya.













