Sumur ini dirancang untuk mengambil air tanah dari lapisan akuifer terkekang maupun semi-terkekang menggunakan metode pemboran teknis. Proses konstruksi juga dilengkapi dengan uji logging dan pumping test untuk memastikan debit air yang dihasilkan stabil di angka lebih dari 2 liter per detik.
Guna mendukung distribusi air yang optimal, setiap unit sumur bor dilengkapi dengan fasilitas pendukung yang mumpuni, yaitu pompa submersible, rumah tenaga listrik, reservoir atau toren penampung berkapasitas lebih dari 1.000 liter, dan hidran umum untuk akses warga.
Penentuan titik kedalaman sumur tidak dilakukan berdasarkan survei geolistrik yang komprehensif guna memastikan mutu sumber air. Hasilnya, standar kualitas air dari sumur bor ini terbukti memenuhi parameter keamanan utama, yakni pH sekitar 7,1, kadar besi di bawah 1 mg/l, serta tingkat kekeruhan di bawah 1.000 mg/l. Dengan kualitas tersebut, air baku ini aman digunakan untuk kebutuhan dasar masyarakat dan operasional fasilitas pelayanan publik.













