Dia menegaskan negosiasi dapat dilakukan dengan siapa saja, karena dari awal sudah dilakukan dengan Pemda Nduga yang bekerja sama dengan kapolres serta ada Komnas HAM yang menawarkan diri untuk membantu.
Pihaknya juga sudah mengirim tim khusus yang berupaya melakukan negosiasi serta memfasilitasi semua pihak yang ingin membantu dalam pembebasan pilot yang disandera KKB pimpinan Egianus Kogoya.
“Saya berharap negosiasi tersebut membawa hasil yang baik, karena kita memberikan kesempatan kepada kelompok Egianus agar mengembalikan pilot melalui jalur negosiasi secara baik, termasuk bantuan dari Gereja Kingmi yang nantinya akan mengutus orang kepercayaannya untuk melakukan negosiasi,” jelas Fakhiri.
KKB pimpinan Egianus Kogoya menawan sandera Pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens sejak tanggal 7 Pebruari lalu sesaat setelah mendaratkan pesawatnya di lapangan terbang Paro.













