Pasar aset kripto, khususnya Bitcoin ($BTC), terpantau bergerak stabil di kisaran harga $89.000 setelah sempat mengalami tekanan jual yang cukup signifikan pada awal pekan ini. Meski dalam kondisi stabil, Bittime, platform pertukaran aset kripto yang resmi dan diawasi di Indonesia kembali tegaskan pentingnya literasi dan strategi investasi jangka panjang.
Sebelumnya, kondisi pasar saat ini mencerminkan sikap waspada para investor yang saat ini tengah mencermati dinamika politik global, terutama setelah munculnya pernyataan mengejutkan dari Amerika Serikat.
Gejolak ketidakpastian ini muncul akibat adanya ancaman pengenaan pajak impor atau tarif baru yang dilontarkan oleh presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terhadap 8 negara di kawasan Eropa sebagai bagian dari “tawarannya” terhadap rencana akuisisi wilayah Greenland.
Di sisi lain, berdasarkan data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), nilai transaksi aset kripto di tanah air menembus angka Rp482,23 triliun dengan jumlah investor yang terus merangkak naik hingga mencapai 19,56 juta orang pada akhir tahun 2025.
Tren secara keseluruhan menunjukkan bahwa minat masyarakat domestik terhadap aset kripto yang kuat dan terus bertumbuh, di luar dari gejolak kondisi ekonomi yang terjadi sepanjang setahun terakhir.













