Nilai sebuah baterai dapat mencapai 35-40% dari total biaya produksi EV, dan optimistis kehadiran pabrik baterai domestik akan mengoreksi harga kendaraan listrik secara signifikan ke arah yang lebih terjangkau.
“Dalam kondisi normal, adanya pembangunan pabrik baterai di Indonesia akan menekan harga jual EV secara umum. Jika komponen utamanya harganya bisa ditekan, harga unitnya pasti turun,” tambahnya.
Adapun negara melalui MIND ID terus konsisten mengawal pembentukan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi di Indonesia.
MIND ID melalui PT Industri Baterai Indonesia (PT IBI) telah bekerja sama dengan konsorsium Contemporary Amperex Technology Co., Limited, Brunp, Lygend (CBL) untuk membentuk perusahaan patungan (joint venture) yakni PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB), guna menjadi ujung tombak dalam pengembangan Ekosistem Baterai Terintegrasi.












