Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I telah mengerahkan total 21unit alat berat untuk memulihkan kondisi sungai, tanggul, serta layanan dasar masyarakat yang terkait pascabencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh. Pengerahan puluhan alat berat ini dilakukan karena banyak infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) yang mengalami kerusakan parah. Berdasarkan data lapangan, Kementerian PU mencatat ada 36 titik tanggul jebol, 143 titik tanggul kritis, serta kerusakan pada jaringan irigasi di berbagai kabupaten.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk selalu hadir di setiap titik lokasi bencana guna meringankan beban masyarakat. Ia menginstruksikan agar seluruh jajaran teknis bekerja tanpa henti dalam masa tanggap darurat ini.












