Tantangan lain muncul dari distribusi biaya kepatuhan yang belum merata di sepanjang rantai pasok. Senior Head of Markets EMEA Koltiva, Fanny Butler, menegaskan bahwa “tidak ada keberlanjutan tanpa ketertelusuran, dan permintaan ke depan akan terus meningkat.” Ia menilai skema pembiayaan bersama antara pembeli, pemasok, dan mitra pembangunan merupakan pendekatan paling realistis untuk mempercepat kepatuhan di wilayah pedesaan yang didominasi petani kecil. Menurutnya, praktik terbaik eksportir terkemuka menunjukkan bahwa pembeli perlu mendukung proses onboarding, pemasok memastikan kualitas data, dan mitra pembangunan berperan dalam menanggung biaya pemetaan.
Dari perspektif pasar global, CEO dan Co-Founder Koltiva, Manfred Borer, menilai Afrika Timur memiliki sumber daya, ekosistem produksi, dan permintaan internasional yang kuat. “Yang dibutuhkan saat ini adalah kesiapan yang bergerak selaras. Ketertelusuran bukan lagi inisiatif bagi sebagian kecil pelaku industri, tetapi tiket untuk memasuki pasar global bernilai tinggi,” ujarnya. Pernyataan ini menggambarkan tren industri yang semakin melihat ketertelusuran sebagai aset strategis, bukan sekadar kewajiban regulasi.













