Cak Nanto juga berpendapat bahwa seharusnya Gibran mengundurkan diri jika ia benar-benar menerima tawaran KIM. Menurutnya, dalam aturan partai, seorang kader tidak boleh bermain dua kaki. Ia juga merujuk pada pernyataan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang menyatakan bahwa PDIP tidak akan memaksa para kader untuk tetap tinggal jika mereka merasa tidak nyaman.
Pengumuman mengenai cawapres ini dihadiri oleh seluruh petinggi KIM, yang merupakan koalisi yang terdiri dari Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN, PBB, Gelora, Garuda, dan Prima. Sementara itu, Gibran masih terdaftar sebagai kader PDIP dan telah berkomunikasi dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid.