● Menyusun rencana kerja bersama BGN serta SPPG di berbagai daerah.
● Melaksanakan program, termasuk pelatihan hygiene dan food-handling, penerapan HACCP, manajemen dapur, pengendalian mutu makanan, dan edukasi gizi kepada masyarakat.
● Melakukan monitoring & evaluasi untuk memastikan bahwa distribusi makanan dan penyelenggaraan MBG sesuai standar gizi, higienitas, dan keamanan pangan.
● Menyusun laporan rutin kepada BGN untuk transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program.
Satgas juga akan menangani:
● Pelatihan bagi chef, relawan, dan staf dapur
● Sertifikasi hygiene & food-safety
● Pengembangan menu sehat dan bergizi
● Pemanfaatan bahan lokal dan pangan yang aman
● Koordinasi dan supervisi langsung terhadap SPPG di lapangan — termasuk di luar anggota APJI bila bekerja sama dengan BGN.
Sinergi APJI – BGN: Dampak Sosial dan Ekonomi
Dengan dukungan dari BGN dan pelaksanaan MBG secara masif, Ibu Tashya menyampaikan, “Program ini tidak hanya berkontribusi terhadap perbaikan gizi dan kesehatan masyarakat, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi lokal.” Menurut publikasi media, MBG telah diakui sebagai salah satu penggerak ekonomi rakyat melalui pemberdayaan dapur penyedia, UMKM pangan lokal, dan distribusi bahan makanan.













