– amonia turun 46%
– FCR membaik 27%
– Hemat hingga 89% biaya operasional per siklus
Dalam bahasa petambak, ini artinya: udang tumbuh lebih cepat, lebih kuat, dan lebih sedikit mati.
Teknologi Lokal untuk Membangun Resiliensi 2026
CEO FisTx, Rico W. Wibisono, menyebut 2026 sebagai “tahun efisiensi dan ketahanan.”
“Budidaya yang sehat akan menjadi syarat bertahan. Karena itu, Cakra Elektrolisis kami rancang agar petambak punya teknologi rekayasa lokal yang efektif, murah, dan tidak bergantung bahan kimia.”
Di tengah ketidakpastian ekspor, keberlanjutan produksi udang nasional tidak boleh berhenti. Teknologi seperti elektrolisis menjadi jembatan menuju budidaya yang ramah lingkungan dan ekonomis.
Didorong oleh Akademisi Nasional
Pakar akuakultur terkemuka Indonesia, Dr. Hasanuddin Atjo, telah lama mendorong modernisasi sistem pengolahan air.













