Kunci pemanfaatan AI, lanjut Taufik, adalah Big Data yang valid dan representatif, sehingga diperlukan adanya suatu kolaborasi yang terintegrasi antar-stakeholder dalam penyediaan data secara voluntary. Sehingga, data menjadi lebih berkualitas dan accessible untuk pengembangan oleh masing-masing kontributor/pemangku kepentingan.
“Buku ini diharapkan dapat menjadi kontribusi penulis dalam diskursus ilmiah terkait AI, serta menjadi pemantik pengembangan dan pemanfaatan AI lebih lanjut dalam industri migas pada khususnya dan industri-industri lain secara umum,” tutup Taufik menyimpulkan pemaparannya.
Acara bedah buku ini diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Minyak dan Gas Bumi Indonesia (IAFMI) dan Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Indonesia (Aspermigas). Turut hadir sebagai penanggap, Sekretaris Jenderal Aspermigas Ir. Elan Biantoro, M.T., MBA, serta Guru Besar Tetap Fakultas Teknik Universitas Indonesia Prof. Dr. Ir. Johny Wahyuadi, DEA.













