Lebaran menjadi momen yang dinanti setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa, dan pemberian hampers menjadi bagian yang memperkaya tradisi Lebaran secara budaya dan emosional.
Sejarah dan Transformasi Tradisi Hampers
Awal mula istilah hampers sendiri berasal dari bahasa Perancis “Hanapier”, yang menunjukkan keranjang untuk piala. Perkembangan tradisi ini berlanjut sejak abad ke-11 dan semakin populer pada masa industri, berubah dari logistik sederhana menjadi bingkisan mewah yang digunakan pada berbagai perayaan.
Seiring berjalannya waktu, bentuk dan fungsi hampers terus bertransformasi hingga menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Lebaran di Indonesia. Di Lokasoka, hampers Lebaran bisa disulap jadi hadiah yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga memiliki nilai guna dan makna emosional bagi penerimanya.












