Proyek strategis ini dikerjakan oleh PT Nindya Karya (Persero) sebagai kontraktor utama, dengan target pembangunan berjalan sesuai jadwal dan topping off direncanakan pada November 2025.
Direktur Utama KWOSM, Ika Maulid Nur Ahmad, menegaskan bahwa pasokan material baja bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan konstruksi, tetapi juga sebagai dukungan nyata Krakatau Steel Group terhadap pengembangan pendidikan dan riset kesehatan di Indonesia.
“Kami bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan Gedung Health Science Universitas Airlangga. Melalui penyediaan besi beton berkualitas, PT KWOSM ingin memastikan proyek ini selesai tepat waktu dengan standar keamanan dan kekuatan konstruksi terbaik,” ujarnya.













