Hardy menambahkan, bagi masyarakat atau relawan yang hendak menuju wilayah Aceh Tamiang, disarankan untuk memanfaatkan infrastruktur jalan tol guna efisiensi waktu. Akses via jalan tol ruas Medan–Pangkalan Brandan sepanjang 73 km kini sudah dapat dilalui dua arah dan menjadi jalur yang paling direkomendasikan.
“Jalan nasional ruas Pangkalan Brandan–Tanjung Pura hingga ke arah Aceh masih dapat dilalui. Jalan nasional dan jalan tol dalam kondisi aman, dan kami menyarankan masyarakat menggunakan Tol Medan–Pangkalan Brandan untuk kelancaran perjalanan,” jelas Hardy.
Di sisi lain, tim BBPJN Sumut terus melakukan pembersihan sedimentasi sisa banjir di ruas jalan nasional demi keselamatan pengguna jalan. Kementerian PU menargetkan sebagian besar penanganan darurat di koridor Sumatera Utara ini dapat rampung sebelum 16 Desember 2025, sehingga dapat dipergunakan menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.













