Selain melakukan pemeriksaan langsung, Daop 2 Bandung juga menyiagakan petugas prasarana ekstra di titik-titik strategis, khususnya pada Daerah Pantauan Khusus (Dapsus) yang rawan gangguan alam seperti banjir, longsor, tanah bergerak, dan jembatan rawan. Penempatan petugas ini bertujuan mempercepat deteksi dini dan mitigasi risiko guna menjaga kelancaran operasional kereta api.
KAI Daop 2 Bandung terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat keamanan, dan instansi terkait lainnya untuk memastikan penyelenggaraan Angkutan Nataru 2025/2026 berjalan dengan baik. Upaya ini dilakukan agar masyarakat dapat menikmati pengalaman perjalanan yang selamat, aman, dan nyaman selama periode libur Natal dan Tahun Baru.
“Dengan seluruh persiapan yang dilakukan, kami optimis dapat memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Kami berharap masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, tepat waktu, dan nyaman,” tutup Kuswardojo.













