Lebih lanjut, Sekjen Wida menyoroti data UNESCO yang menunjukkan tingkat literasi masyarakat Indonesia yang berada di bawah rata-rata dunia. Kondisi tersebut menjadi pendorong bagi Kementerian PU untuk berkontribusi aktif dalam meningkatkan literasi, setidaknya di lingkungan internal Kementerian PU, melalui penguatan fungsi perpustakaan.
Perpustakaan Kementerian PU merupakan perpustakaan khusus dengan komposisi koleksi sekitar 70 persen buku bidang infrastruktur pekerjaan umum dan 30 persen koleksi populer lainnya. Fasilitas ini berfungsi sebagai pusat dokumentasi gagasan, pemikiran, serta pengalaman para ahli dan praktisi infrastruktur yang telah terbangun selama lebih dari 80 tahun perjalanan Kementerian PU.
Saat ini, jumlah koleksi yang dimiliki mencapai kurang lebih 26.000 buku. Dari total tersebut, terdapat 2.717 koleksi digital yang ditargetkan akan terus bertambah sebanyak 200 buku per tahun. Adapun jumlah anggota perpustakaan kini tercatat sebanyak 21.040 anggota.













