Zoom anak putus saat hujan? Bandingkan fiber vs FWA 2025: latensi rendah, stabil WFH. Hemat buffering keluarga Indonesia—pilih sekarang!
Kenapa Latensi Jadi Musuh Terbesar Keluarga Indonesia?
Bayangkan lagi meeting WFH sambil anak kelas online, tiba-tiba Zoom freeze. Suara guru hilang, presentasi Anda pecah—frustasi total! Latensi tinggi di atas 50ms jadi penyebab utama, terutama di Indonesia dengan geografi pulau terpecah dan congestion jam malam 7-10 malam. Data Jagoweb tunjukkan latensi rata-rata pengguna Indo capai 100ms+, bikin video call tersendat saat multi-device aktif seperti smart TV Netflix plus 3 laptop.
Gejala sehari-hari: buffering kelas Zoom anak saat hujan deras (sinyal radio FWA/mobile lemah), suara pecah presentasi sekolah, atau lag naik drastis malam hari karena overload jaringan. Mobile broadband paling parah dengan latensi 150ms+, sementara WiFi rumah overload 5+ gadget (HP, TV, CCTV) tambah memperburuk. Orang tua stres double: anak ketinggalan materi UNAS, deadline kerja molor. Tren 2025 APJII perkirakan 229 juta user internet, tapi kualitas latensi belum merata—pinggiran kota Jakarta, Bandung, atau Sumatra paling rawan












