“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Kami ingin SMSI Luwu menjadi rumah bersama bagi perusahaan pers yang menjunjung etika, menghasilkan berita berkualitas, serta berperan aktif menangkal hoaks di tengah masyarakat,” sebut Chaeruddin.
Menurutnya, ke depan SMSI Luwu akan fokus pada penguatan kapasitas anggota, pembenahan manajemen perusahaan pers, serta membangun sinergi yang sehat dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.
“Pers harus tetap kritis, tapi juga bertanggung jawab. Dengan etika dan kualitas berita yang baik, kepercayaan publik terhadap media akan terus terjaga,” tambahnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan SMSI Luwu dalam memperkuat peran media siber sebagai sumber informasi yang kredibel, edukatif, dan berintegritas di Kabupaten Luwu.












