Selain itu, lanjut dia, pemerintah daerah selama Tanggap Darurat Bencana Kekeringan melakukan inventarisasi, dan juga asesmen terhadap sumber air bersih yang ada di Kabupaten Garut.
“Melakukan asesmen dan kajian mengenai kelayakan sumber air tersebut untuk kita usulkan atau rekomendasikan kepada pimpinan,” katanya.
Ia menyebutkan sumber air yang bisa dimanfaatkan untuk masyarakat tersebar di empat lokasi Desa Ciudian, Kecamatan Singajaya yakni sumber air Ciudian di Kampung Bantarsari yang bisa mengairi 80 KK. Sumber air Nyalindung di Kampung Cibogo yang bisa mengairi 110 KK.
Selanjutnya sumber air Ciasahan di Kampung Cinayuwati yang bisa mengairi 90 KK, dan sumber air Cipetir di Kampung Ciudian yang bisa mengairi 147 KK.
Lalu, sumber air di Desa Pancasura, Kecamatan Singajaya memiliki sumber air Cicandra di Kampung Cideot yang bisa mengairi 5 kampung dengan jumlah 273 KK. Dan, sumber air Cibuntu di Kampung Bojongdengkeng, Desa Toblong, Kecamatan Peundeuy yang bisa mengairi 527 KK.