Pernahkah Anda melihat sebuah akun brand baru lahir kemarin sore, tapi hari ini pengikutnya sudah puluhan ribu dan setiap postingannya dibanjiri komentar? Atau seorang influencer pendatang baru yang tiba-tiba mendapat centang biru dan kebanjiran endorsement?
Bagi pemilik bisnis UMKM atau konten kreator pemula, fenomena ini seringkali membuat frustrasi. “Sudah bikin konten cape-cape tapi yang nonton sedikit. Apa rahasianya mereka?”
Jawabannya seringkali bukan hanya pada kualitas konten, melainkan pada strategi psikologi marketing yang disebut Manajemen Reputasi Digital. Banyak agensi besar menggunakan “alat bantu” khusus untuk mengakselerasi pertumbuhan akun klien mereka. Mari kita bedah rahasia dapur ini agar tidak lagi menjadi hal yang tabu.
Psikologi “Restoran Ramai”: Mengapa Angka Itu Penting?
Bayangkan Anda berjalan di depan dua restoran. Restoran A kosong melompong, sedangkan Restoran B antreannya mengular. Secara naluriah, kaki Anda pasti akan melangkah ke Restoran B. Anda berasumsi: “Pasti makanannya enak karena ramai.”













