• Redaksi
  • Index Berita
  • Privacy Policy
Rabu, April 8, 2026
Jenggala.id
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
  • Lokalistik
No Result
View All Result
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
  • Lokalistik
No Result
View All Result
Jenggala.id
No Result
View All Result
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
  • Lokalistik

Beranda » News » Bolehkah Kucing Hutan Dipelihara, Kenali Karakteristiknya

Bolehkah Kucing Hutan Dipelihara, Kenali Karakteristiknya

2023/03/31 13:14:14
in News
Kenali kucing hutan dan karekteristiknya

Kucing Hutan adalah binatang liar yang dilindungi

JENGGALA.ID – KUCING menjadi salah satu binatang peliharaan yang paling favorit dipelihara masyarakat karena kelucuan dan mudah dijinakkan.

Namun demikian, terdapat beberapa jenis kucing yang saat ini keberadaannya dilindungi salah satunya adalah kucing hutan.

Kucing hutan sendiri memiliki berbagai jenis dan bisa ditemukan di berbagai negara.

BeritaTerkait

Как решения воздействуют на ожидания клиентов

Как онлайн продукты проектируются с пониманием реакций

Di kawasan hutan Asia, terdapat kucing hutan yang kerap disebut kucing kuwuk (Prionailurus bengalensis).

Beberapa jenis kucing hutan tersebut terancam punah. Namun, sejak tahun 2002, kucing hutan jawa terdaftar di kategori least concern atau tidak terlalu mengkhawatirkan dalam Daftar Merah IUCN.

Melansir situs Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Pada tahun 2022, kucing hutan telah terdaftar dalam spesies Risiko Rendah oleh International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN), sebab terancam kehilangan habitat dan banyaknya perburuan di beberapa persebaran.

Persebaran kucing hutan dari wilayah di Timur Rusia sampai ke Semenanjung Korea, China, Indochina, Subcontinent India, Pakistan, Filipina, dan Indonesia.

Ciri Fisik Kucing Hutan Asia

Secara fisik, ukuran tubuh kucing hutan tidak berbeda jauh seperti kucing domestik, yaitu memiliki bentuk tubuh ramping dengan kaki yang panjang dan selaput yang jelas di antara sela jari kaki.

Page 1 of 4
12...4Next
Tags: bobcatDilindungiHewanKucing Hutan
ShareTweetShareSend

BeritaLainnya

Как решения воздействуют на ожидания клиентов

April 8, 2026
2

Как онлайн продукты проектируются с пониманием реакций

April 8, 2026
1

Как онлайн продукты проектируются с пониманием реакций

April 8, 2026
2

Принципы разработки IT продукты проектируются для многообразных целевых групп

April 8, 2026
2
Next Post
Sadarkah Limbah Pakaian dan Kosmetik Penyumbang Rusaknya Lingkungan JENGGALA.ID - Kita ketahui bersama, industri fashion dan kecantikan menjadi salah satu penyumbang terbesar sampah di dunia. Produk pakaian atau textile serta kecantikan berkontribusi masif mempengaruhi kelestarian lingkungan. Hal ini harus menjadi perhatian serius bagi setiap mahluk di muka bumi. Bagaimana tidak? Menurut temuan Changing Markets Foundation yang dirilis pada tahun 2021, diketahui bahwa industri pakaian bertanggung jawab atas lebih dari 20 persen polusi air di dunia. Ironisnya lagi, laporan International Union for Conservation of Nature tahun 2017 menunjukkan bahwa tekstil akan menjadi sumber polusi mikroplastik laut terbesar di dunia. Begitu juga dalam industri kecantikan, bahwa dengan semakin meningkatnya jumlah produk kosmetik yang dijual dan dipakai, turut menciptakan jumlah sampah plastik yang lebih tinggi. Menurut laporan Cosmetic Packaging Market - Growth, Trends and Forecasts (2020-2025), hampir 50 persen kemasan produk kosmetik terbuat dari plastik. Hal ini didukung oleh laporan Minderoo Foundation yang mengatakan bahwa industri kosmetik global memproduksi lebih dari 120 miliar unit kemasan setiap tahun, yang sebagian besar tidak dapat didaur ulang. Jadi tabung lip gloss, kemasan concealer, hingga wadah moisturizer yang kita kenakan sehari-hari kebanyakan berakhir di tempat sampah. Atau lebih buruk lagi ke saluran air bersama dengan wadah plastik sekali pakai lainnya yang juga digunakan oleh milyaran orang setiap harinya. Masih menurut sumber yang sama, jika tidak ada tindakan mengatasi masalah sampah ini, aliran plastik ke lautan akan tiga kali lipat jumlah pada 2040. Kurang lebih 29 juta metrik ton per tahun, atau setara dengan 50 kilogram plastik per meter garis pantai di seluruh dunia. Dari data-data ini seharusnya bisa menyadarkan kita bahwa gaya hidup yang konsumtif dengan terus membeli pakaian dan produk kecantikan, akan turut merusak lingkungan menjadi lebih buruk. Sambil merayakan Hari Tanpa Sampah Internasional yang diperingati tiap 30 Maret, ini dia gaya hidup zero waste untuk mengurangi dampak buruk limbah pakaian dan kecantikan terhadap kerusakan lingkungan.

Sadarkah Limbah Pakaian dan Kosmetik Penyumbang Rusaknya Lingkungan

RSS Berita Terkini

  • Fajar Sadboy Alami Kecelakaan Motor Parah: Alami Cedera Serius di Bagian Tangan, Begini Kondisinya Sekarang
  • Duel Perdana di Grup D! Prediksi Barcelona SC vs Cruzeiro: Siapa yang Bakal Curi Start di Copa Libertadores?

Recommended

Podcast Deddy Corbuzier Selalu Menimbulkan Masalah! Kali Ini Dengan Selebgram Sekaligus Gamers BTR Meyden 

Podcast Deddy Corbuzier Selalu Menimbulkan Masalah! Kali Ini Dengan Selebgram Sekaligus Gamers BTR Meyden 

November 13, 2022
3.5k
Ahmad Basarah dan Adian Napitupulu dapat tugas terkait Pilpres 2024

Tugas Khusus Adian Napitupulu dan Ahmad Basarah untuk Pilpres 2024

April 27, 2023
202
Warga Kota Parepare Sulawesi Selatan Menolak Pembangunan Sekolah Kristen

Warga Kota Parepare Sulawesi Selatan Menolak Pembangunan Sekolah Kristen

Oktober 10, 2023
9
Puan Maharani Ajak Kaesang Dukung Ganjar di Pilpres 2024

Puan Maharani Ajak Kaesang Dukung Ganjar di Pilpres 2024

September 26, 2023
2
Jenggala.id

JL. Maleer V No. 330A/118 Kota Bandung, 40275

022.7351-7023 – 0811.2334.669
redaksi.jenggala@gmail.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index Berita
  • Privacy Policy
No Result
View All Result
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
  • Lokalistik

© 2023 Jenggala - Design by MFC.Team.