Perubahan lanskap digital marketing yang semakin cepat membuat bisnis tidak lagi bisa mengandalkan strategi pemasaran yang bersifat umum dan sulit diukur. Kenaikan biaya iklan, kompleksitas algoritma platform, serta keterbatasan data akibat regulasi privasi mendorong kebutuhan akan pendekatan pemasaran yang lebih terukur. Doxadigital, digital agency asal Indonesia, menilai bahwa di tahun 2026 Performance Marketing menjadi fondasi penting bagi bisnis yang ingin bertumbuh secara berkelanjutan.
Berbeda dengan pendekatan pemasaran tradisional yang berfokus pada eksposur, performance marketing menempatkan dampak bisnis sebagai tolok ukur utama. Setiap aktivitas pemasaran dikaitkan langsung dengan hasil nyata seperti prospek, penjualan, dan kontribusi terhadap pendapatan. Pendekatan ini memberikan visibilitas yang lebih jelas bagi manajemen dalam mengevaluasi efektivitas strategi marketing.













