Menjaga kesehatan finansial itu tak cuma soal menabung. Namun, ternyata perlu juga ruang untuk memanjakan diri. Self reward jadi semacam vitamin emosional yang bantu kamu tetap waras di tengah ritme hidup yang cepat.
Hanya saja, kita sering bingung menentukan porsinya. Terlalu kecil bikin hidup terasa kering, sementara jika terlalu besar, bisa membuat keuangan tidak stabil .
Kamu mungkin pernah melihat tren budgeting yang menyarankan self reward sekitar 5% hingga 10% dari penghasilan bulanan. Angka itu sering muncul karena mudah diingat dan dianggap aman.
Walau begitu, tidak semua orang bisa mengikuti angka paten tersebut karena mempertimbangkan kondisi hidup mereka sendiri.
Menemukan Porsi Self Reward yang Pas
Adit adalah seorang pekerja kreatif di Jakarta dengan gaji tujuh juta. Ia menyisihkan lima persen sebagai self reward. Ternyata porsi itu habis untuk satu kali nongkrong dan satu buku baru. Ia merasa senang tapi cepat jenuh karena kebutuhan emosionalnya lebih besar.













