JENGGALA.ID – Petarung UFC Khamzat Chimaev yang baru saja memenangkan pertarungan UFC 294 telah menyatakan kesiapannya untuk pergi ke Palestina dan bergabung dalam perjuangan melawan Israel. Khamzat merasa kesal karena harus bertarung di UFC 294 sementara melihat tragedi anak-anak yang kehilangan nyawa di Palestina.
“Saya tidak senang harus bertarung di dalam octagon minggu ini sambil menyaksikan anak-anak mati,” kata Khamzat.
Tidak hanya berbicara tentang Palestina, Khamzat juga mengekspresikan keinginannya untuk membantu masyarakat Palestina dengan cara yang lebih aktif. Dia mengatakan, “Jika Allah mengizinkan saya, saya akan menjadi orang pertama yang ke sana [Palestina]. Jika Allah mengizinkan, beri saya senjata dan biarkan saya pergi ke Palestina. Saya dilahirkan bukan untuk berada di sini [octagon] menggunakan celana pendek.”
Khamzat juga menunjukkan tekadnya dengan menyatakan kesiapannya untuk mati demi agama dan saudara-saudara muslimnya. Dia berkata, “Jika saya punya izin berjuang untuk Allah, saya siap mati untuk-Nya. Saya tidak takut mati, karena saya lebih khawatir terhadap saudara-saudara muslim saya.”
Dalam pertarungan UFC 294, Khamzat bukan satu-satunya petarung yang mengomentari perang di Palestina. Islam Makhachev dan Muhammed Mokaev juga berharap agar masyarakat Palestina bisa segera hidup dalam damai.









