JENGGALA.ID – Menjaga kebersihan di objek wisata camping dalam kawasan hutan bukan pekerjaan mudah. Disamping lahan yang luas. Rasanya butuh petugas kebersihan yang jumlahnya tidak sedikit.
Namun hal itu tidak jadi kendala bagi Objek Wisata Camping Ground Geger Bintang Matahari, Gunung Putri, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
Kendati setiap hari rata-rata dikunjungi 600 sampai 700 wisatawan yang melakukan kegiatan camping atau sekedar hiking, pengelola GBM punya jurus ampuh untuk menjaga kebersihan. Khususnya buat yang camping.
“Kita edukasi pengunjung bersih bersih sampah. Setiap pengunjung selesai camping akan ambil KTP ke pos petugas. KTP diserahkan ditukar sampah dari kegiatan mereka,” kata Iwan siswandi petugas objek wisata GBM Gunung Putri, di lokasi, Minggu (8/5/2022).
Menurut Aang Farhan Setiawan Kepala RPH Lembang, BKPH Lembang, Perhutani KPH Bandung Utara kendati pandemi covid 19 sudah melandai pihak nya tak mau kecolongan pada masa libur Lebaran protokol kesehatan tetap diterapkan.
“Untuk menyambut libur Lebaran sudah ada persiapan dari sisi prokes. Untuk keamanan kita kerjasama dengan kepolisian dan masyarakat,” jelasnya.
Soal keamanan pihak pengelola juga tak main-main. Setiap pengunjung dilakukan pemeriksaan agar tidak membawa senjata tajam dan barang-barang terlarang lainnya.
Tak hanya itu warung-warung disekitar objek wisata menyediakan kayu bakar berupa ranting-ranting kecil.
Hal itu untuk menjaga pengunjung tidak merusak pohoh yang sudah eksis untuk kebutuhan api unggun.
“Api unggun diperbolehkan untuk spot-spot tertentu dengan intesitas yang kecil. Makanya disiapkan kayu bakar ranting,” jelas Aang.
Saat libur Lebaran tiket masuk hiking seharga 10 ribu perorang. Sementara bagi yamg kalau camping 26.500 per orang, permalam.
Sementara itu Anita pengunjung asal Subang, Jawa Barat mengaku terkesan dengan pola yang diterapkan untuk menjaga kebersihan sampah.
“Bagus jadi pengunjung jaga kebersihan. Kalau tidak dikaya gituin berantakan pada seenaknya aja buang sampah,” ujarnya.
Anita yang datang bersama rombongan tahu wisata GBM melalui informasi online. Dirinya terkesan dengan pemandangan saat menjelang pagi.
“Suasananya enak. Ada matahari pagi seger suasananya,” pungkasnya.***






