JENGGALA.ID – Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Perfilman, Musik, dan Media (PMM) tengah menyiapkan kanal televisi Indonesiana TV sebagai medium untuk diplomasi budaya di luar negeri.
Direktur PMM Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek Ahmad Mahendra mengatakan strategi untuk mewujudkan medium diplomasi budaya itu dilakukan secara bertahap, dimulai dari menambahkan sulih teks atau subtitling pada konten-konten di Indonsiana TV dengan bahasa-bahasa terkait terutama bahasa Inggris.
“Khusus untuk diplomasi, kita sudah menyiapkan subtitle-subtitle dulu. Sama kita sudah diskusi dengan seluruh KBRI kita di seluruh Indonesia untuk itu disampaikan. Bahkan kita bisa kerja sama dengan tayangan-tayangan yang ada di sana (di luar negeri), bisa hadir (untuk tv kabel) yang berbayar juga,” kata Mahendra pada Jumat (28/04/2023).
Dia menggambarkan Indonesiana TV sebagai media “Indonesian corner” dengan sajian konten-konten kebudayaan Indonesia tidak hanya kepada pemirsa asing, tapi, juga kepada para diaspora di luar negeri yang membutuhkan konten tersebut.
Kanal Indonesiana diluncurkan pada September 2021 oleh Kemendikbudristek.
Sejak saat itu, persebaran kanal mulai berkembang di tingkat nasional, tidak hanya disiarkan melalui TV kabel berbayar dan platform streaming melainkan juga disiarkan di TV lokal dan daerah perbatasan, Kereta Api Indonesia antar-kota, pesawat Garuda Indonesia, dan sebagainya.













