JENGGALA.ID – Sekjen PSSI Yunus Nusi telah menjelaskan mengapa pertandingan antara Timnas Indonesia dan Brunei Darussalam akan diadakan di Stadion Jakabaring, Palembang pada tanggal 12 Oktober, dalam leg pertama play off Kualifikasi Piala Dunia 2026. Keputusan ini diambil oleh PSSI dengan tujuan mencakup seluruh nusantara.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memiliki harapan besar bahwa pertandingan ini dapat dinikmati oleh anak-anak Timnas di seluruh penjuru Indonesia. Beliau berkeinginan agar pertandingan seperti ini bisa diselenggarakan di berbagai wilayah, seperti Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua pada kesempatan berikutnya. Tentunya, dengan harapan bahwa negara tamu juga akan bersedia untuk bermain di lokasi tersebut.
Selain itu, alasan lain dalam pemilihan Stadion Jakabaring adalah karena stadion ini sangat representatif untuk wilayah Sumatera. PSSI juga tidak menutup kemungkinan untuk menggelar pertandingan di Kalimantan dalam waktu yang akan datang. Dengan ini, PSSI berusaha memastikan bahwa pertandingan tidak hanya terpusat di pulau Jawa, termasuk Jakarta.
Yunus menjelaskan, “Niat Ketua Umum seperti itu. Anak-anak Timnas diharapkan dapat disaksikan secara langsung di berbagai wilayah di negeri ini, tidak hanya di Jakarta.” Dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Kualifikasi Piala Asia 2027, PSSI memiliki kebebasan untuk menetapkan lokasi pertandingan. Namun, hal ini berbeda dengan pertandingan uji coba yang umumnya harus disepakati bersama, dengan harapan tim tamu tidak merasa terbebani.









