JENGGALA.ID – Presiden Timor Leste José Ramos-Horta mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI Joko Widodo dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Selain itu, ASEAN juga memutuskan untuk memberikan status negara pengamat kepada Timor Leste.
Sidang tersebut berlangsung di New York, Amerika Serikat, pada Kamis (21/9). Ramos-Horta mengungkapkan rasa terima kasihnya atas keputusan ASEAN, khususnya kepada Kamboja selaku Ketua Blok Bergilir di 2022, dan Indonesia sebagai Ketua ASEAN 2023.
Ramos-Horta juga memuji kepemimpinan Presiden Joko Widodo dalam ASEAN dan menyebut Indonesia sebagai mitra bilateral yang sangat dermawan. Indonesia terlibat dalam berbagai bidang pembangunan di Timor Leste, termasuk pertanian, pendidikan, dan kesehatan. Selain itu, Indonesia telah memberikan 300 beasiswa penuh kepada pelajar Timor Leste untuk belajar di universitas terbaik di Indonesia.
Selain pelajar, sebanyak 40 pejabat Timor Leste juga sedang menjalani program peningkatan kapasitas untuk persiapan keanggotaan mereka di ASEAN.
Namun, Ramos-Horta mengakui bahwa Timor Leste tidak memiliki banyak yang dapat ditawarkan kepada ASEAN. Meskipun begitu, mereka menawarkan pengalaman panjang mereka dalam menghadapi tantangan dan konflik, yang mungkin bermanfaat dalam upaya pencegahan dan penyelesaian konflik.
Timor Leste telah mengajukan permohonan untuk menjadi anggota penuh ASEAN, meskipun beberapa negara ASEAN memiliki kekhawatiran terkait masalah internal yang masih dihadapi oleh Timor Leste. Di Jakarta, dalam deklarasi pemimpin ASEAN, disebutkan adanya rencana langkah-langkah menuju keanggotaan penuh Timor Leste di ASEAN.
ASEAN juga mendorong negara-negara anggota dan mitra untuk mendukung Timor Leste dengan menyediakan bantuan dalam peningkatan kapasitas, seperti program magang lintas kementerian/lembaga.






