Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan komitmen Kementerian PU untuk menjaga keberlanjutan layanan irigasi, khususnya di wilayah yang menjadi sentra produksi pangan nasional. Menurutnya, pemulihan fungsi irigasi adalah prioritas utama karena berdampak langsung pada ketahanan pangan dan penghidupan para petani.
“Irigasi adalah tulang punggung pertanian. Begitu terjadi gangguan, harus segera cepat ditangani agar saluran kembali berfungsi,” ujar Menteri Dody.
DI Jambo Aye yang berlokasi di Kecamatan Langkahan memiliki luas layanan sekitar 19.473 hektare dengan sumber air utama dari Sungai Jambo Aye (Arakundo). Operasional sistem irigasi ini sempat terhenti total akibat bencana hidrometeorologi pada 26 November 2025. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan signifikan pada bangunan utama bendung, jaringan irigasi, serta sejumlah sarana pendukung lainnya.









