JENGGALA.ID – BANDUNG. Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengaku bakal memilah-milah skala prioritas pembangunan yang akan dijadikan program kerjanya selama menjabat.
Pihaknya mengatakan tak akan menggunakan Tim Akselerasi Pembangunan (TAP) yang dibentuk Ridwan Kamil.
Ia lebih memilih untuk mengoptimalkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar.
“Pak Ridwan Kamil sampaikan bahwa ASN para pejabat sudah sangat baik, jadi saya percaya ke mesin birokrasi yang ada,” kata Bey di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Selasa, 5 September 2023.
Bey Machmudin akan melakukan pemetaan dan evaluasi untuk menentukan langkah strategis memimpin Jabar selama 17 bulan mendatang. Bey Machmudin tak menampik jika pihaknya juga akan melakukan evaluasi terkait keberadaan TAP.
“Semua akan kami evaluasi, saya akan dengarkan dari stakeholder bagaimana apakah peran perannya bagaimana,” tegasnya.
Bey Machmudin belum dapat memastikan terkait pembentukan tim khusus yang difungsikan untuk mendukung pembangunan di Jabar.
“(Membentuk Tim Khusus?) Belum, Saya lihat dulu. Saya mendengar dulu, yang penting kita berbuat yang terbaik untuk Jabar,” pungkasnya.
Sebelumnya, Bey Triadi Machmudin yang telah ditunjuk sebagai Pj Gubernur Jawa Barat (Jabar) dinilai tak memerlukan kehadiran Tim Akselerasi Pembangunan (TAP) bentukan Ridwan Kamil . TAP idealnya dibubarkan menjelang masa jabatan Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang akan berakhir pada 5 September 2023.





