• Redaksi
  • Index Berita
  • Privacy Policy
Sabtu, Januari 17, 2026
Jenggala.id
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
  • Lokalistik
No Result
View All Result
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
  • Lokalistik
No Result
View All Result
Jenggala.id
No Result
View All Result
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
  • Lokalistik

Beranda » News » Pengaruh Kerajaan Tarumanegara yang Tetap Eksis Hingga Kini

Pengaruh Kerajaan Tarumanegara yang Tetap Eksis Hingga Kini

2023/05/08 13:23:10
in News
Pengaruh Kerajaan Tarumanegara yang Tetap Eksis Hingga Kini

Pengaruh Kerajaan Tarumanegara yang Tetap Eksis Hingga Kini

Jenggala.id – Kerajaan Tarumenagara adalah salah satu kerajaan Hindu-Buddha tertua di Indonesia yang berdiri sekitar abad ke-4 Masehi. Kerajaan ini terletak di daerah yang sekarang disebut Jakarta, Bogor, dan Tangerang.

Nama Kerajaan Tarumenagara berasal dari kata “Tarum” yang berarti “air” dan “nagara” yang berarti “kota” atau “negara”, sehingga dapat diartikan sebagai “kota air” atau “negara air”.

Kerajaan Tarumanegara didirikan oleh seorang raja bernama Purnawarman pada sekitar tahun 358 Masehi. Menurut Prasasti Tugu, Purnawarman adalah cucu dari Dewawarman, seorang penguasa dari Kerajaan Salakanagara.

BeritaTerkait

Meriahkan Libur Nataru, KAI Services Percantik Loko Café dengan Nuansa Natal dan Tahun Baru

Tembus 50.957 Penumpang Telah Dilayani di Wilayah Daop 7 Madiun, Tempat Duduk Masih Tersedia

Baca juga : Kerajaan Majapahit yang Pernah Ada di Indonesia

Pada masa kejayaannya, Kerajaan Tarumanegara memiliki wilayah kekuasaan yang luas dan kaya akan sumber daya alam, terutama hasil tambang emas dan perak.

Page 1 of 2
12Next
Tags: Candi BatujayaHindu-BuddhaKerajaan Tarumanagara
ShareTweetShareSend

BeritaLainnya

Meriahkan Libur Nataru, KAI Services Percantik Loko Café dengan Nuansa Natal dan Tahun Baru

Meriahkan Libur Nataru, KAI Services Percantik Loko Café dengan Nuansa Natal dan Tahun Baru

Januari 1, 2026
6
Tembus 50.957 Penumpang Telah Dilayani di Wilayah Daop 7 Madiun, Tempat Duduk Masih Tersedia

Tembus 50.957 Penumpang Telah Dilayani di Wilayah Daop 7 Madiun, Tempat Duduk Masih Tersedia

Desember 31, 2025
3
Kementerian PU Tangani Konektivitas Jalan Provinsi Sicincin-Bukittinggi, Pemasangan Jembatan Darurat Ditargetkan Rampung Awal Januari

Kementerian PU Tangani Konektivitas Jalan Provinsi Sicincin-Bukittinggi, Pemasangan Jembatan Darurat Ditargetkan Rampung Awal Januari

Desember 31, 2025
2
KAI Daop 4 Semarang Berangkatkan 530.152 Penumpang KA pada November 2025, Meningkat 6,3% dari Tahun Sebelumnya

Budget Sudah Tersedia, Inikah Saatnya Kamu Memutuskan Menikah?

Desember 31, 2025
4
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjung Karang

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjung Karang

Desember 30, 2025
1
Semakin Melayani Sepenuh Hati, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin Menyapa Langsung Pelanggan di Wilayah Daop 1 Jakarta

Semakin Melayani Sepenuh Hati, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin Menyapa Langsung Pelanggan di Wilayah Daop 1 Jakarta

Desember 29, 2025
1
Chaeruddin Dilantik Ketua SMSI Luwu

Chaeruddin Dilantik Ketua SMSI Luwu

Desember 24, 2025
14

Hari Pertama Posko Nataru, KAI Daop 1 Jakarta Catat 23.121 Penumpang Berangkat

Desember 23, 2025
1
Next Post
Perang Antar-Etnis Pecah di India, Puluhan Ribu Orang Mengungsi (Getty Images)

Perang Antar-Etnis Pecah di India, Puluhan Ribu Orang Mengungsi

RSS Berita Terkini

  • ‎Permainan Politikus, Pegiat Lingkungan Soroti Rencana Pemkot Hilangkan Satwa Bandung Zoo dan Tetap Jadi RTH
  • ‎Perlu di Evaluasi, Lokasi Wisata di Ciwidey Bandung Selatan dan Lembang Bandung Barat Semakin Marak

Recommended

Sadarkah Limbah Pakaian dan Kosmetik Penyumbang Rusaknya Lingkungan JENGGALA.ID - Kita ketahui bersama, industri fashion dan kecantikan menjadi salah satu penyumbang terbesar sampah di dunia. Produk pakaian atau textile serta kecantikan berkontribusi masif mempengaruhi kelestarian lingkungan. Hal ini harus menjadi perhatian serius bagi setiap mahluk di muka bumi. Bagaimana tidak? Menurut temuan Changing Markets Foundation yang dirilis pada tahun 2021, diketahui bahwa industri pakaian bertanggung jawab atas lebih dari 20 persen polusi air di dunia. Ironisnya lagi, laporan International Union for Conservation of Nature tahun 2017 menunjukkan bahwa tekstil akan menjadi sumber polusi mikroplastik laut terbesar di dunia. Begitu juga dalam industri kecantikan, bahwa dengan semakin meningkatnya jumlah produk kosmetik yang dijual dan dipakai, turut menciptakan jumlah sampah plastik yang lebih tinggi. Menurut laporan Cosmetic Packaging Market - Growth, Trends and Forecasts (2020-2025), hampir 50 persen kemasan produk kosmetik terbuat dari plastik. Hal ini didukung oleh laporan Minderoo Foundation yang mengatakan bahwa industri kosmetik global memproduksi lebih dari 120 miliar unit kemasan setiap tahun, yang sebagian besar tidak dapat didaur ulang. Jadi tabung lip gloss, kemasan concealer, hingga wadah moisturizer yang kita kenakan sehari-hari kebanyakan berakhir di tempat sampah. Atau lebih buruk lagi ke saluran air bersama dengan wadah plastik sekali pakai lainnya yang juga digunakan oleh milyaran orang setiap harinya. Masih menurut sumber yang sama, jika tidak ada tindakan mengatasi masalah sampah ini, aliran plastik ke lautan akan tiga kali lipat jumlah pada 2040. Kurang lebih 29 juta metrik ton per tahun, atau setara dengan 50 kilogram plastik per meter garis pantai di seluruh dunia. Dari data-data ini seharusnya bisa menyadarkan kita bahwa gaya hidup yang konsumtif dengan terus membeli pakaian dan produk kecantikan, akan turut merusak lingkungan menjadi lebih buruk. Sambil merayakan Hari Tanpa Sampah Internasional yang diperingati tiap 30 Maret, ini dia gaya hidup zero waste untuk mengurangi dampak buruk limbah pakaian dan kecantikan terhadap kerusakan lingkungan.

Sadarkah Limbah Pakaian dan Kosmetik Penyumbang Rusaknya Lingkungan

Maret 31, 2023
10
Permintaan Bank Sentral Terus Mendukung Harga Emas Ditengah Tren Bearish

Permintaan Bank Sentral Terus Mendukung Harga Emas Ditengah Tren Bearish

Desember 20, 2024
2
Jokowi: TikTok Shop Harusnya Tetap Media Sosial, Bukan Alat Ekonomi

Jokowi: TikTok Shop Harusnya Tetap Media Sosial, Bukan Alat Ekonomi

September 23, 2023
1
Bupati Luwu Utara Tegaskan Pelajar Harus Dijaga dari Ancaman Narkoba

Bupati Luwu Utara Tegaskan Pelajar Harus Dijaga dari Ancaman Narkoba

Desember 18, 2025
7
Jenggala.id

JL. Maleer V No. 330A/118 Kota Bandung, 40275

022.7351-7023 – 0811.2334.669
redaksi.jenggala@gmail.com

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Karir
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Index Berita
  • Privacy Policy
No Result
View All Result
  • News
  • Politik
  • Hukum
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
  • Lokalistik

© 2023 Jenggala - Design by MFC.Team.