“Ia kira nilai-nilai itulah yang akan menjadi pertimbangan keluarga Gus Dur dan Gusdurian dalam menentukan langkah politik mereka pada pemilu 2024 nanti,” ujar Said.
Menurut Said, nilai-nilai tersebut juga diyakini dimiliki oleh Ganjar Pranowo. Said mengatakan bahwa calon presiden dari koalisinya tidak terlibat dalam politik tawar-menawar kursi kekuasaan. Ganjar Pranowo, lanjutnya, diyakini akan memegang teguh prinsip politik kemanusiaan dan pluralitas.
“Mas Ganjar pasti memegang teguh jalan politik kemanusiaan, menekankan pentingnya memperkuat toleransi dan pluralitas dalam beragama dan berkeyakinan sebagai landasan kebijakannya ke depan yang tidak bisa dinegosiasikan dengan apapun,” katanya.
Yenny Wahid, putri kedua Gus Dur, bersama dengan para pendukung almarhum ayahnya, diperkirakan akan mengumumkan dukungan mereka pada salah satu calon presiden dalam pekan mendatang. Saat ini, belum diketahui poros koalisi atau calon presiden yang akan mereka dukung. Namun, Yenny baru-baru ini terlihat dekat dengan Prabowo Subianto.