Kubah utama berbentuk mutiara berdiameter 90 meter menjadi yang terbesar di Indonesia, sementara menara jam analog berdiameter 19,3 meter tercatat sebagai jam terbesar di Indonesia dan kelima terbesar di dunia, lengkap dengan sistem sinkronisasi waktu berbasis GPS dan pencahayaan iluminatif yang menambah keindahan masjid pada malam hari.
Simbol Kebanggaan dan Kebangkitan Sulawesi Tengah
Selain kemegahan arsitektur, Masjid Raya Baitul Khairaat memiliki nilai simbolik yang kuat sebagai pusat peradaban Islam modern di Sulawesi Tengah. Desain masjid ini dipilih melalui sayembara terbuka pada tahun 2021, dan dirancang untuk menjadi rumah ibadah sekaligus pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan bagi masyarakat.
Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. Anwar Hafid, M.Si, menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan proyek ini.













