Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa Nataru, di mana stasiun menjadi salah satu pusat aktivitas publik dengan tingkat kunjungan yang tinggi. KAI berkomitmen menjaga kualitas layanan tidak hanya dari aspek operasional perjalanan kereta api, tetapi juga dari fasilitas pendukung di area stasiun.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap makanan siap saji dan minuman yang dijual kepada pelanggan.
“Ruang lingkup pemeriksaan meliputi makanan dan minuman siap saji, sanitasi makanan dan minuman, kebersihan alat-alat makan, kebersihan tangan penyaji, hingga kualitas air sumur yang digunakan oleh tenant,” jelas As’ad.
Adapun parameter yang diuji adalah mikroba-mikroba yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan jika mencemari pangan.












