Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak memastikan pemulihan konektivitas utama di Provinsi Sumatera Utara pascabencana hidrometeorologi. Fokus utama saat ini adalah memastikan ruas strategis Jalan Lintas Timur Sumatera yang menghubungkan Medan–Binjai–Pangkalan Brandan–Tanjung Pura hingga perbatasan Aceh kembali dapat dilalui kendaraan.
Kepastian ini seiring dengan percepatan penanganan infrastruktur jalan dan jembatan yang dilakukan oleh tim Kementerian PU di lapangan. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penanganan darurat terhadap akses transportasi adalah langkah yang tidak bisa ditunda, guna menjamin kelangsungan akses masyarakat dan distribusi logistik.
“Pascabencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, pembukaan kembali jalur transportasi menjadi prioritas utama sebelum pemerintah berbicara lebih jauh mengenai tahap rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur,” ujar Menteri Dody.
Untuk mendukung percepatan penanganan, Kementerian PU bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menurunkan 96 unit alat berat, 6 unit alat pendukung, serta 1.957 unit bahan dan material penanganan bencana yang difokuskan pada pembukaan akses, perbaikan darurat, dan pembersihan material banjir.





