Jenggala.id – Setidaknya 207 orang telah meninggal dan 900 lainnya terluka dalam kecelakaan kereta di Odisha pada Jumat malam waktu setempat, menjadikannya kecelakaan kereta api paling mematikan di India dalam lebih dari sepuluh tahun terakhir.
Pradeep Jena, Sekretaris Utama negara bagian, mengatakan bahwa jumlah korban tewas diperkirakan akan meningkat. Sudhanshu Sarangi, Direktur Jenderal Pemadam Kebakaran di Odisha, menyatakan kepada Reuters bahwa sejauh ini 207 jenazah telah ditemukan.
Gambar-gambar dari lokasi kejadian menunjukkan penyelamat yang memanjat reruntuhan kereta yang hancur untuk mencari korban yang selamat. Video yang beredar di media sosial menunjukkan kedatangan beberapa ambulans dan orang-orang yang dievakuasi dari gerbong kereta yang terbalik.
Baca juga : Bentrokan Maut WNA dan WNI di PT GNI, 2 Orang Tewas
“Saya berada di sana di lokasi dan saya melihat darah, anggota tubuh yang patah, dan orang-orang sekarat di sekitar saya,” kata seorang saksi mata kepada Reuters melalui telepon.
Ratusan anak muda berbaris di luar rumah sakit pemerintah di Soro, Odisha, untuk mendonorkan darah.
Menteri Perkeretaapian federal, Ashwini Vaishnaw, dalam sebuah cuitan mengatakan bahwa tim penyelamat telah dikerahkan dari Bhubaneswar dan Kolkata, Odisha, di Benggala Barat.









