Pergerakan harga emas global pada perdagangan hari ini menunjukkan kecenderungan yang masih positif, didukung oleh kombinasi faktor teknikal dan fundamental yang memperkuat daya tarik logam mulia sebagai aset lindung nilai. Berdasarkan analisis yang disampaikan oleh analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, emas saat ini masih bergerak dalam tren bullish pada timeframe H1, dengan peluang kenaikan lanjutan selama level support utama tetap terjaga.Pada perdagangan sebelumnya, emas mencatatkan kenaikan signifikan dengan penguatan lebih dari 1%, sebelum akhirnya diperdagangkan di sekitar level $5.204 setelah sempat menyentuh titik terendah di kisaran $5.121. Sementara itu, pada sesi perdagangan Asia hari ini, harga emas terpantau bergerak stabil di sekitar level $5.165. Kondisi ini mencerminkan bahwa sentimen positif terhadap emas masih cukup kuat, meskipun pasar tetap diwarnai oleh dinamika global yang kompleks.
Secara teknikal, Andy Nugraha menjelaskan bahwa struktur pergerakan harga saat ini mengindikasikan dominasi tren naik yang masih solid. Pola candlestick yang terbentuk, dikombinasikan dengan posisi harga yang bergerak di atas indikator Moving Average, memberikan sinyal bahwa tekanan beli masih mendominasi pasar. Hal ini menunjukkan bahwa investor masih memiliki kepercayaan terhadap potensi kenaikan emas dalam jangka pendek.









