JENGGALA.ID – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman mengaku Koalisi Indonesia Maju (KIM) tidak terburu-buru untuk mendaftarkan pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurutnya, anggota KIM sedang memanfaatkan waktu untuk memilih cawapres yang akan mendampingi Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.
Habib mengungkapkan, “Soal timing pendaftaran saja sudah element of surprise. Kami menikmati keleluasaan waktu ini, tidak perlu buru-buru, orang kami mau menang kok.” Ia juga menambahkan bahwa biasanya, kandidat yang kuat seringkali diumumkan belakangan.
Selain itu, Habib menjelaskan bahwa Prabowo dan elite partai-partai dalam KIM sedang berhati-hati dalam memilih pasangan cawapres yang dapat meningkatkan elektabilitas Prabowo dan memenangkan Pilpres 2024. Meskipun ia enggan mengungkapkan nama-nama yang menjadi kandidat cawapres, ia memastikan bahwa hanya ada empat nama yang semakin mencuat, yaitu Airlangga Hartarto dari Partai Golkar, Erick Thohir dari PAN, Gibran Rakabuming Raka, dan Khofifah Indar Parawansa.
Habib menekankan pentingnya memanfaatkan waktu yang ada untuk melakukan analisis dan pemilihan yang serius sehingga ketika cawapres dipublikasikan, itu akan menjadi sebuah kejutan positif yang meningkatkan elektabilitas Prabowo.
Sementara itu, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD telah resmi mendaftar ke KPU pada hari Kamis. KPU akan melakukan verifikasi berkas yang telah diserahkan oleh kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden tersebut. Dalam tahap verifikasi, KPU akan memeriksa kebenaran dan keabsahan dokumen yang telah diserahkan oleh para pendaftar. Jika terdapat ketidakbenaran atau ketidakkeabsahan, KPU akan memberikan kesempatan kepada paslon yang mendaftar untuk memperbaiki atau melengkapi berkas mereka.






