Akhir-akhir ini, dominasi emas dan logam mulia semakin tidak tergoyahkan di tengah gejolak ekonomi global. Di mana, berdasarkan data kapitalisasi pasar pada aset teratas, emas menduduki peringkat pertama dengan harga yang terus meroket hingga melampaui angka $4.937 per-troy-ounce disusul dengan silver pada peringkat kedua dengan harga $86.66 (3 Februari 2026).
Fenomena tersebut kemudian memicu sentimen hangat di berbagai platform media sosial dan diskusi finansial. Hal ini dipicu pergeseran pandangan investor terhadap aset-aset “safe haven” atau aset pelindung nilai di tengah volatilitas ekonomi saat ini.
Sebelumnya, kondisi psikologi pasar dan gelombang optimisme investor yang besar, sempat mendorong harga yang signifikan terhadap nilai beli emas dan silver. Tren tersebut juga turut mendorong minat dan harga aset digital berbasis aset kripto seperti Tether Gold ($XAUT) dan iShares Silver Trust ($SLVON), yang pergerakannya kini semakin masif di pasar aset kripto.
Lebih lanjut, sebagai aset yang bernilai 1:1 atau setara dengan satu troy ounce emas murni yang disimpan di brankas Swiss, $XAUT menjadi pilihan yang dapat dilirik di tengah gejolak pasar ekonomi global dan kenaikan harga emas.













