SULSEL,JENGGALA,id – Bupati Andi Abdullah Rahim luncurkan GENK BURASA, inovasi Desa Kamiri atasi stunting. Sistem ini identifikasi balita berisiko stunting dan pastikan intervensi tepat sasaran.
Desa Kamiri raih peringkat ke-12 nasional program Desa Cantik, jadi percontohan pengelolaan data desa akurat. GENK BURASA monitoring real-time berbasis web untuk deteksi dini, intervensi tepat, dan evaluasi transparan.
Bupati Andi ajak desa lain ikut inovasi, manfaatkan data BPS cipta solusi lokal.
“Desa Kamiri bukti desa bisa cipta solusi besar berbasis data,” katanya.
Kepala Dinas PMD, Andi Syarifah Muhaeminah dukung replikasi inovasi ini di seluruh desa pastikan GENK BURASA jadi gerakan nyata lawan stunting
“Peluncuran GENK BURASA simbol komitmen Pemda Luwu Utara untuk generasi sehat dan cerdas. Desa Kamiri jadi pemicu inovasi desa lawan stunting di Luwu Utara,” ungkapnya.
Dengan GENK BURASA, Luwu Utara optimistis turunkan angka stunting dan wujudkan masyarakat sehat dan sejahtera. Inovasi ini jadi contoh bagi daerah lain dalam atasi stunting.
“Desa Kamiri telah membuktikan, dengan data dan inovasi, desa bisa jadi solusi besar untuk masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, perwakilan BPS Provinsi Sulawesi Selatan, BPS Luwu Utara, TP PKK, para Camat, serta Kepala Desa se-Kabupaten Luwu Utara yang dilaksanakan di aula Lagaligo, Kamis (26/2/206). (Jusman/yustus)









