JENGGALA.ID – Pada pagi ini, di Fuyang Water Sports Centre, dua atlet dayung putri Indonesia, Chelsea Corputty dan Mutiara Rahma Putri, berhasil meraih medali perunggu dalam cabang dayung Asian Games 2023. Hasil ini sungguh tak terduga bagi mereka berdua.
Dalam final Lightweight Women’s Double Sculls, Chelsea dan Mutiara finis ketiga, di belakang pasangan China dan Uzbekistan, dengan waktu 7 menit 17,64 detik. Awalnya, mereka berada di peringkat keempat hingga mencapai titik 1500 meter. Namun, semangat tak kenal menyerah mendorong mereka untuk menyalip pasangan Iran, Kimia Zarei/Nazanin Malaei, dan merebut perunggu hanya dengan selisih tipis 0,36 detik.
Chelsea dan Mutiara sangat bersyukur atas prestasi ini. Mereka merasa sangat bugar pada hari itu, yang memungkinkan mereka bertarung dengan keras hingga menit-menit terakhir melawan pesaing dari negara lain. Mereka juga mengakui bahwa hasil ini melebihi ekspektasi mereka, sebuah penghargaan atas kerja keras dalam latihan mereka.
Chelsea merasa bahagia karena prestasinya ini mengulangi pencapaiannya pada Asian Games sebelumnya di Jakarta pada 2018, di mana ia juga finis ketiga, meski dalam nomor yang berbeda.
Sementara itu, Chelsea dan Mutiara mengakui kehebatan pasangan China, Zou Jiaqi/Qiu Xiuping, yang menjadi lawan mereka hari ini. Mereka sudah pernah bertanding melawan pasangan ini sebelumnya, namun kali ini belum berhasil menang.









