“Kami melihat ada potensi besar di segmen ini, terutama dari investor yang membutuhkan alternatif penempatan dana dalam USD dengan risiko terukur,” ujar Tina, dalam keterangan resmi, Kamis (10/7/2025).
Adapun kehadiran Reksa Dana BRI Seruni Likuid Dolar (BSLD) juga menjadi respons atas meningkatnya kebutuhan investor terhadap instrumen USD yang optimal dan dikelola secara profesional.
Lebih lanjut, Tina menyampaikan bahwa kerja sama dengan Bank DBS Indonesia bukan hanya soal strategis dan operasional, tetapi juga bagian dari komitmen perusahaan terhadap tata kelola yang baik dan transparansi pengelolaan aset.
“Bank DBS Indonesia memiliki reputasi kuat di industri perbankan dan layanan kustodian, dan kami percaya kolaborasi ini akan memperkuat kepercayaan investor terhadap produk BSLD ini,” tambahnya.












