JENGGALA.ID – Al Chaidar, salah satu mantan anggota Negara Islam Indonesia (NII) KW 9 beberkan mengenai aliran dana Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Indramayu, Jawa Barat, serta ratusan rekening yang dimiliki Panji Gumilang.
Ia bongkar semua kedok Ponpes Al Zaytun, khususnya Panji Gumilang guna mendapatkan dana mencapai puluhan miliar setiap bulannya.
Ternyata Ponpes Al Zaytun, dijadikan agency politik untuk menarik suara jelang pemilihan umum oleh dua partai besar di Indonesia.
Hal itu disampaikan Al Chaidar, dikutip dari kanal YouTube @tvOnenews, diunggah pada 3 Juli 2023 dengan judul “Al Chaidar bongkar cara Panji Gumilang dapatkan ratusan rekening dan mendapat dana miliaran”.
Dalam video wawancara tersebut, Al Chaidar menjabarkan secara detail rincian mengenai dana
“Semuanya itu diakumulasikan ke dana umat NII KW 9 itu,” ungkap Al Chaidar.
Al Chaidar menyebutkan, dari jumlah jemaah NII KW9 pada tahun 1991 berjumlah dua juta, masing-masing rekening bisa memiliki dana mencapai Rp4 miliar perbulannya.
Kendati, semenjak dikuasai Panji Gumilang dana yang dimiliki bisa mencapai Rp20 miliar rupiah perbulan. Bahkan, lebih dari itu yakni mencapai kisaran Rp40 miliar setiap bulannya.
“Ya, tinggal dikalikan saja. Dan multiplikasi dari dana yang kita kumpul cukup banyak pada waktu itu dengan jumlah jemaah 14 juta orang. Sekarang mungkin sudah 40 juta jemaah,” timpal Al Chaidar.













