“Saat ini, keempat prajurit yang gugur telah dievakuasi ke RSUD Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah,” ungkap Herman.
Namun, Herman tidak memberikan informasi apapun mengenai kemungkinan adanya korban selamat yang dievakuasi bersama dengan keempat prajurit yang meninggal.
Tidak ada informasi yang diberikan oleh Herman mengenai apakah proses evakuasi telah selesai atau masih berlangsung hingga hari Kamis (20/4/2023).
Baca juga : Dua Oknum Prajurit TNI Selundupkan 20 Kg Sabu dari Malaysia
Setelah serangan terbaru oleh KKB terhadap prajurit, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memutuskan untuk meningkatkan status operasi menjadi siaga tempur.
“Meskipun sejak awal kita telah melakukan operasi penegakan hukum dengan pendekatan yang lembut, namun dalam situasi seperti ini, di beberapa daerah, kita perlu mengubahnya menjadi operasi siaga tempur,” kata Panglima dalam rekaman suaranya yang dibagikan pada Selasa (18/4/2023) saat berada di Mimika, Papua Tengah.