Danny kemudian mengaku menyerahkan hal tersebut kepada dr Udin. Dia enggan mencampuri lebih jauh sebab dr Udin merupakan anak menantunya.
“Saya kan tidak mau endorse, kalau berhubungan sama saya punya keluarga, kan tidak mau saya endorse. Tapi kalau itu permintaan Udin-nya juga mau, teman-teman bilang tidak mampu juga, saya kira ya terserah Udin-nya, saya tidak mau campur, saya kasih anak-anak itu. Kapan saya pernah endorse Dokter Udin? Tidak pernah,” terang Danny.
Danny lalu ditanya soal sosok dr Udin. Dia pun mengakui menantunya itu punya kemampuan yang bagus dan sudah punya modal termasuk dalam merangkul kaum milenial.
“Kalau Dokter Udin itu kemampuan bicara bagus, pengalaman sosialnya ada dan memang dia orang organisatoris, dia tahu posisinya. Nah, dia juga sangat hormat pada senior dan juga bisa merangkul teman-teman milenial,” katanya.