“Di Suryaputra sendiri menjaga kualitas pengemudi dimulai dari proses rekrutmen yang matang dan terencana,” ungkapnya.
Doni menjelaskan untuk menjaga kualitas pengemudi, mereka perlu diberi pelatihan berkala, evaluasi kinerja, serta motivasi dan apresiasi untuk menjaga semangat kerja dan kualitas layanan mereka. Pendekatan ini membantu perusahaan memastikan pengemudi tetap kompeten, profesional, dan terlibat dalam pekerjaan mereka.
Hasilnya, berdasarkan catatan perusahaan dalam 10 tahun terakhir nyaris tidak ada insiden yang disebabkan kesalahan pengemudi. Hal ini membuktikan bahwa pengemudi bus pariwisata Suryaputra punya kredibilitas yang baik. Sehingga, bisa menjamin rasa aman dan nyaman penumpangnya.
Terkait sertifikasi sopir atau pengemudi, Doni menerangkan adanya sertifikasi membuat pengemudi terlatih memiliki kepercayaan diri dalam mengembangkan kemampuan profesionalisme dan disiplin. Sehingga mengurangi risiko kecelakaan, menghemat biaya operasional, dan menjaga reputasi perusahaan.
“Selain itu, sertifikasi membantu perusahaan mematuhi regulasi dan meningkatkan kinerja secara keseluruhan,” terangnya.
Komitmen lain dari Suryaputra untuk menjaga kualitas pengemudinya adalah diberlakukannya sanksi bagi pengemudi yang nakal atau melanggar. Mulai dari diberlakukannya pembinaan, SP1, SP2, atau jika pelanggaran berat yaitu stop Operasi.













