Tersangka penembakan adalah Robert Card, seorang tentara cadangan Angkatan Darat AS yang juga seorang instruktur senjata api bersertifikat. Selama dua hari berturut-turut, pihak berwenang melakukan pencarian intensif terhadap Card, termasuk jalur darat, udara, dan air. Card juga diketahui membawa senjata berbahaya.
Selama proses pencarian, otoritas menemukan sebuah pesan yang ditinggalkan oleh tersangka di sekitar mobilnya, yang ditemukan 8 mil dari Lewiston. Pesan tersebut menyiratkan bahwa Card kemungkinan sudah tidak bernyawa ketika catatan itu ditemukan.